Pengambilan Sumpah Pegawai Negeri Sipil

Foto: Humas Pengadilan Agama Tuban
PENGAMBILAN SUMPAH TIGA PEGAWAI NEGERI SIPIL BARU, KETUA PA TUBAN TEKANKAN INTEGRITAS DAN PELAYANAN PRIMA
Pada hari Kamis, 4 Juni 2026, suasana khidmat dan penuh kebanggaan menyelimuti Aula Pengadilan Agama Tuban seiring dengan dilaksanakannya acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan peradilan tersebut. Kegiatan yang sangat dinantikan ini dihadiri oleh seluruh jajaran pimpinan, para hakim, pejabat struktural dan fungsional, serta seluruh staf pegawai Pengadilan Agama Tuban yang turut hadir memberikan dukungan moral secara penuh. Rangkaian acara yang sakral ini diawali dengan seluruh hadirin berdiri bersama untuk menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya yang menggema di seluruh penjuru aula, membangkitkan semangat nasionalisme serta dedikasi pengabdian. Kehadiran seluruh elemen instansi dalam ruangan tersebut tidak hanya menunjukkan rasa solidaritas kekeluargaan yang tinggi, tetapi juga menjadi saksi bisu atas langkah awal pengabdian yang lebih besar bagi para abdi negara yang baru saja diresmikan statusnya. Momen pembukaan ini berlangsung dengan sangat tertib dan sesuai dengan protokol resmi instansi pemerintah, menandakan kesiapan institusi dalam menyambut energi baru untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Memasuki acara inti, prosesi pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil dipimpin secara langsung oleh Ketua Pengadilan Agama Tuban, Yang Mulia Bapak H. Ali Hamdi, S.Ag., M.H., yang bertindak sebagai pejabat pengambil sumpah. Terdapat tiga orang pegawai yang pada hari itu secara resmi mengikrarkan janji setianya kepada negara, yaitu Sri Wahyuni, S.H. (NIP 199604032025062013), Azmi Nur Khafit Hakim Arif, A.Md. (NIP 199901062025061010), dan Rizki Dwi Kaswatiningrum, A.Md. (NIP 199508032025062009). Di bawah naungan kitab suci Al-Qur'an dan disaksikan oleh para rohaniwan serta seluruh hadirin, ketiga pegawai tersebut melafalkan sumpah jabatan dengan suara yang lantang dan penuh keyakinan. Suasana hening dan sakral sangat terasa ketika bait-bait sumpah tersebut diucapkan, menegaskan komitmen mutlak mereka untuk taat kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, serta memegang teguh rahasia jabatan maupun rahasia negara. Prosesi monumental ini menjadi tonggak sejarah bersejarah bagi ketiga pegawai tersebut, beralih status sepenuhnya menjadi pelayan masyarakat yang dituntut untuk selalu bekerja secara profesional dan akuntabel di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Setelah prosesi pengambilan sumpah selesai dilaksanakan dengan lancar, kegiatan langsung dilanjutkan dengan pembacaan dan penandatanganan Pakta Integritas secara bergantian oleh ketiga pegawai yang baru saja dilantik. Penandatanganan ini merupakan bentuk komitmen tertulis yang tegas bahwa mereka siap menjauhi segala bentuk korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam menjalankan tugas kedinasan sehari-hari di Pengadilan Agama Tuban. Dalam sambutan dan arahan pembinaannya, Ketua Pengadilan Agama Tuban, H. Ali Hamdi, S.Ag., M.H., menyampaikan pesan moral yang sangat mendalam kepada para PNS baru tersebut. "Sumpah yang saudara-saudari ucapkan hari ini bukan sekadar formalitas di atas kertas atau lisan semata, melainkan sebuah janji suci yang disaksikan langsung oleh Allah SWT dan seluruh hadirin di sini. Jadilah aparatur sipil negara yang berintegritas tinggi, disiplin, inovatif, dan selalu memprioritaskan pelayanan prima kepada para pencari keadilan," tegas beliau di hadapan seluruh pegawai. Beliau juga menambahkan bahwa kehadiran darah muda dengan ide-ide segarnya harus menjadi katalisator perubahan positif yang mampu mendorong kemajuan instansi di era transformasi peradilan modern.

Rasa syukur yang tak terhingga dan tekad pengabdian yang kuat juga turut diungkapkan oleh ketiga pegawai yang baru saja resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil usai acara inti. Mewakili rekan-rekannya, Sri Wahyuni, S.H., menyampaikan rasa kebanggaannya yang mendalam dan kesiapannya untuk langsung berkontribusi secara nyata bagi kemajuan satuan kerja. "Alhamdulillah, momen ini adalah jawaban atas doa dan perjuangan panjang kami, dan kami berjanji akan menjaga amanah besar ini dengan bekerja ikhlas, cerdas, dan tuntas demi mewujudkan visi peradilan yang agung," ungkap Sri Wahyuni penuh haru. Senada dengan semangat tersebut, Azmi Nur Khafit Hakim Arif, A.Md., dan Rizki Dwi Kaswatiningrum, A.Md., juga menyuarakan komitmen antusiasme mereka untuk terus bersinergi dengan seluruh elemen di Pengadilan Agama Tuban. Mereka menyadari sepenuhnya bahwa tantangan dalam melayani masyarakat pencari keadilan akan semakin dinamis, sehingga mereka bertekad untuk terus belajar, beradaptasi dengan kemajuan teknologi informasi, dan memberikan dedikasi waktu serta tenaga terbaik dalam penyelesaian setiap tugas administratif institusional.
Sebagai penutup dari seluruh rangkaian acara yang penuh makna ini, kegiatan diakhiri dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh petugas yang ditunjuk, memohon keberkahan, kemudahan, serta perlindungan dari Tuhan Yang Maha Esa bagi seluruh aparatur Pengadilan Agama Tuban dalam menjalankan amanat negara. Setelah doa bersama selesai dilantunkan dengan khusyuk, suasana yang tadinya sangat formal dan serius seketika mencair berubah menjadi hangat dan penuh keakraban antar pegawai. Seluruh aparatur yang hadir secara bergantian maju ke depan untuk memberikan jabatan tangan dan ucapan selamat secara langsung kepada Sri Wahyuni, Azmi Nur Khafit Hakim Arif, dan Rizki Dwi Kaswatiningrum atas pencapaian karier besar mereka pada hari itu. Acara paripurna ini kemudian ditutup secara manis dengan sesi foto bersama antara pimpinan, para hakim, dan seluruh pegawai dengan para PNS yang baru dilantik, mengabadikan kebersamaan yang indah tersebut. Diharapkan kuat, dengan bertambahnya amunisi pegawai negeri sipil yang berkualitas ini, Pengadilan Agama Tuban dapat semakin melesat maju dalam memberikan pelayanan hukum yang cepat, berkeadilan, dan transparan bagi masyarakat luas.









